Remunerasi Puskesmas

S6001771.jpg
Standard

Remunerasi Puskesmas adalah pembagian jasa pelayanan yang didapat dari melaksanakan kegiatan pelayanan di Puskesmas. Setiap tahun kami mengadakan pembagian jasa ini dalam bentuk THR. Udah jamak dimana-mana uang yang dikumpulkan ya dibaginya menjelang lebaran, Meski udah berniat membaginya jauh-jauh hari selalu ada saja kendala yang menyebabkan pembagian tidak bisa dilaksanakan jauh hari sebelum lebaran.

Yang jadi urusan saya hari ini adalah tentang menyusun INDEKS KINERJA. Indeks ini digunakan untuk menghitung berapa banyak seorang mendapatkan bagian dari pos remunerasinya.

Sebagai gambaran dulu bahwa Pembagian Jasa dibagi menjadi 2 bagian besar yaitu : Pembagian Jasa Medis berdasarkan siapa yang mengerjakan ini disebut Pembagian Internal dan Pembagian Jasa yang dibagi rata ke semua pelaku puskesmas (Pos Remunerasi), Karena bekerja bersama dalam satu unit harus saling membagi rejeki. Jadi ada yang dibagi proporsional ada yang dibagi banca’an (rame-rame). Proporsi yang dibagi sama rata 50% baik untuk Pembagian Internal maupun Pos Remunerasi.

Misalnya unit pelayanan Poli Umum mendapatkan jasa pelayanan dalam setahun sebesar 20 Juta Rupiah. Maka Unit Poli Umum akan membagikan Internal Poli sendiri adalah sebesar 10 jt dan untuk digabung dalam Pos Remun (demikian akhirnya kita sering menyebutkan) sebesar 10 jt juga, Yg dalam poli umum sendiri sudah tergantung kebijakan di dalam poli sendiri. Berapa besar untuk dokter, perawat dan yg terkait pelayanan Rawat Jalan di dalam Poli.

Sedangkan 50%nya lagi yg masuk dalam Pos Remun, akan dibagikan berdasar INDEKS KINERJA. Ini yang akan saya share. Ya, bukan THRnya .,.. hehehe ..

INDEKS KINERJA

Selengkapnya ada dalam Dokumen PP.00 yang bisa didonlod melalui link tersebut. Namun pada dasarnya poin yang digunakan dalam menentukan besaran remunerasi ini adalah gabungan dari :

  1. Nilai Dasar. dengan indikator : Pendidikan, Emergency, Risk, Position. Lihat tabel di bawah. Ini disebut juga sebagai indeks kompetensi.
  2. Indeks Kinerja. dengan indikator yang terdiri dari :  Pemenuhan Job Description (pembagian tugas), Sikap Kerja, Komunikasi dan Disiplin.

image

Dalam menentukan nilai pemenuhan Jobdes dan Disiplin yang menggunakan penilaian dari pimpinan masing-masing unit, misalnya saya akan mendasari penilaian bagaimana kinerja bidan di desa melalui Bidan Koordinator dan Koordinator KIA untuk menentukan berapa besar nilai masing-masing BDD. Namun saya akan membahas itu di kesempatan lain.

Yang menarik adalah penilaian 360° .. Penilaian Komunikasi dan Sikap Kerja dilakukan dengan membuat penilaian ini dilakukan oleh semua menilai semua. Pada tahun awal kami mengadakan ini dilakukan dengan cara pertemuan.

S6001771

Yang dinilai akan ditampilkan di layar .. kemudian masing-masing orang menuliskan nilai sesuai dengan yang disepakati di kertasnya, Dulu sih mudah, orangnya ngga terlalu banyak. Kalau sekarang mungkin perlu 2 hari .. hehehe jadi akhirnya kami menggunakan format spreadsheet untuk dibagikan dalam flashdisk dan kemudian dikumpulkan lagi ke saya. Bagian saya yang merekap. Dari sana akan muncul nilai biasanya sekitar 100 – 250 poin. Dari sana akan menjadi proporsinya dalam menerima bagian remunerasi. Selanjutnya silahkan pelajari dokumennya. Mohon maaf yaa .. yang terkini tidak bisa dibagikan. Kan rahasia perusahaan… heheheSmile with tongue outWinking smiletapi pasti bisa kok mencari gambaran darinya.

About these ads

3 thoughts on “Remunerasi Puskesmas

  1. Yang bikin pusing ternyata bukan bagaimana mengejar dan mendapatkan rejekinya, tapi bagaimana membaginya sehingga semua merasa adil. Kami sudah mencobanya dengan membuat Indeks Prestasi, namun yah… tidak semua bisa menerima dengan lapang dada walaupun itu sudah dilakukan dalam rapat yang melibatkan semua staf dan masing-masing mengusulkan nilai yang layak bagi seorang staf. Namun ketika nilai akhir IP dikalikan dengan nilai perolehan umum, nah, kaget liat nilai pendapatan koq rendah atau tidak sesuai dengan keinginan. Barangkali, ini memang resiko yang mesti disadari atau seseorang memang partisipasinya kurang dalam memperoleh pendapatan tersebut namun staf tersebut tidak mau tau atau menyadarinya.

    • Pos Remunerasi, yang merupakan pembagian dari melihat indeks kan cuma maksimal 50% dari pendapatan keseluruhan. Di saya seperti ini :

      10% Manajemen
      40% Pos Remunerasi (dibagi berdasar poin)
      50% Sesuai dengan Jasa Tindakan yang dilakukan.

      Di Pos Remunerasi itu biasanya perbedaannya ngga terlalu jauh. Total indeks masing orang misalnya tidak pernah sampai 2 kali lipat. Terendah 500 paling tinggi mungkin cuma 900 .. biasanya karena diploma, emergency dan resiko tinggi. Kalo uang Jasa Tindakan tidak ikut dalam pembagian. Kalo ikut ya kasian yang bukan unit penghasil pasti akan kelihatan sangat rendah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s