<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Puskesmas [dot] Info</title>
	<atom:link href="http://puskesmas.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://puskesmas.info</link>
	<description>.. sharing informasi tentang kesehatan masyarakat ..</description>
	<lastBuildDate>Tue, 07 Feb 2012 13:16:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Pemantauan Status Gizi</title>
		<link>http://puskesmas.info/gizi-buruk/pemantauan-status-gizi/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/gizi-buruk/pemantauan-status-gizi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Feb 2012 01:03:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kadarzi]]></category>
		<category><![CDATA[Keluarga Sadar Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[Pemantauan Status Gizi]]></category>
		<category><![CDATA[PSG]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puskesmas.info/?p=3447</guid>
		<description><![CDATA[Salah kaprah. Itu yang ada dalam pikiran saya waktu saya melihat dulu pelaksanaan kegiatan PSG berubah menjadi seperti yang sekarang ini. Maksudnya memang baik. Tapi tanpa memperhitungkan sumberdaya, maka data yang diambil jadi sia-sia. Kesalahan itu adalah : PSG diberlakukan total balita. Kenapa saya bilang salah adalah karena PSG dimaksudkan mendapatkan gambaran secara umum tentang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2012/02/pedoman_psg_kadarzi_2008.pdf"><img class="alignright" style="background-image: none; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; padding-top: 0px; border-style: initial; border-color: initial; border-image: initial; border-width: 0px;" title="Pedoman PSG - Kadarzi 2008" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/image_thumb.png" alt="image" width="262" height="400" align="right" border="0" /></a>Salah kaprah. Itu yang ada dalam pikiran saya waktu saya melihat dulu pelaksanaan kegiatan PSG berubah menjadi seperti yang sekarang ini. Maksudnya memang baik. Tapi tanpa memperhitungkan sumberdaya, maka data yang diambil jadi sia-sia.</p>
<p>Kesalahan itu adalah : PSG diberlakukan total balita. Kenapa saya bilang salah adalah karena PSG dimaksudkan mendapatkan gambaran secara umum tentang status kesehatan. Statusnya sendiri diminta rinci. Meliputi Status Gizi Buruk Akut, Kronik dan secara umum. Indikator yang digunakan adalah : BB/U, BB/TB dan TB/U.</p>
<p>Petunjuk yang saya pelajari tidak pernah meminta data PSG sebagai data total balita. Yang diharapkan dari pelaksanaan PSG yang berkisar bulan Agustus dan September itu adalah pengetahuan tentang status gizi tiap kecamatan dengan</p>
<p>bentuk survey yang biasanya berkisar 200-500 balita saja. Dengan demikian petugas yang melaksanakan bisa diambil dari petugas yang handal/terlatih. Dengan membuatnya menjadi Total Balita maka kesalahan yang terjadi adalah :</p>
<ul>
<li>Penggunaan petugas tidak bisa diarahkan pada kader terlatih yang sudah divalidasi diawasi oleh petugas di jejaring kesehatan. Namun terpaksa menggunakan semua kader layaknya kegiatan posyandu biasa. ini tentu saja membuka peluang terjadinya kesalahan.</li>
<li>Berikutnya yang juga merupakan kesalahan adalah pengukuran tinggi badan akan menjadi beban yang harus dilaksanakan juga. Padahal menera microtoise lebih sulit dan seringkali membutuhkan bantuan tenaga laki-laki. Sedangkan kader kebanyakan adalah perempuan. Dan satu lagi kesulitan di bagian ini adalah alat yang digunakan tidak mencukupi jumlah untuk bisa dilaksanakan di setiap posyandu.</li>
<li>Kesalahan selanjutnya bisa berasal dari tidak adanya software yang digunakan untuk entry data. Ini memungkin salah pembacaan dalam menilai status gizi untuk total balita.</li>
</ul>
<p>Padahal dengan Pedoman PSG 2008 yang sudah diintegrasikan dengan Kadarzi, dapat dilihat lebih banyak hal yang bisa kita lihat antara lain kaitan antara output pelayanan (penderita gizi buruk) dan penyebab (perilaku gizi = kadarzi). Karena itu sebaiknya memang kegiatan PSG-Kadarzi dikembalikan ke format semula saja. Survey. Sample. Simple. Berguna. Bukan data sampah seperti sekarang, garbage in garbage out. Ngga bisa dianalisa</p>
<p>Link Download : <a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2012/02/pedoman_psg_kadarzi_2008.pdf" target="_blank">Pedoman PSG-Kadarzi 2008</a>.</p>
<p>[draguscn, Krejengan 7 Pebruari 2012]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/gizi-buruk/pemantauan-status-gizi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Operasi Timbang</title>
		<link>http://puskesmas.info/gizi-buruk/operasi-timbang/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/gizi-buruk/operasi-timbang/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 12:16:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gizi Buruk]]></category>
		<category><![CDATA[Kegiatan]]></category>
		<category><![CDATA[Operasi Timbang]]></category>
		<category><![CDATA[Posyandu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puskesmas.info/?p=3459</guid>
		<description><![CDATA[Operasi timbang, namanya cukup seram. Karena kelihatan seperti kegiatan baru yang mengharuskan kita untuk turun lapangan dan melakukan gerakan massal. Itulah kesan saya waktu beberapa tahun lalu membaca kegiatan ini sebagai salah satu menu yang diberikan dalam intervensi peningkatan gizi masyarakat. Juknis bansos Program Perbaikan Gizi Masyarakat tahun 2008 ini kemudian menjelaskan definisi operasional dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/Juknis_Bansos.pdf"><img style="background-image: none; margin: 0px 0px 0px 11px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: right; padding-top: 0px; border: 0px;" title="image" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/image1.png" alt="image" width="178" height="240" align="right" border="0" /></a>Operasi timbang, namanya cukup seram. Karena kelihatan seperti kegiatan baru yang mengharuskan kita untuk turun lapangan dan melakukan gerakan massal. Itulah kesan saya waktu beberapa tahun lalu membaca kegiatan ini sebagai salah satu menu yang diberikan dalam intervensi peningkatan gizi masyarakat. Juknis bansos Program Perbaikan Gizi Masyarakat tahun 2008 ini kemudian menjelaskan definisi operasional dari maksud operasi timbang tersebut.</p>
<blockquote><p><strong>Operasi timbang</strong> di seluruh Posyandu</p>
<ul>
<li>Penimbangan seluruh balita</li>
<li>Pengisian KMS untuk menjaring BGM dan balita yang tidak naik BB 2 kali berturut-turut</li>
<li>Mencatat balita BGM dan 2T</li>
<li>Memberikan penyuluhan kesehatan dan gizi</li>
<li>Pencatatan dan pelaporan SKDN</li>
</ul>
</blockquote>
<p>Itu definisi sekaligus rincian kegiatan yang ada di Juknis tersebut. Jadi bedanya dengan kegiatan Posyandu yang mana? Tidak ada. Memang ini maksudnya sekedar membuat keren kegiatan di Posyandu aja. Padahal aslinya kegiatannya adalah kegiatan posyandu.<br />
<a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/IbuNegara-PosYandu.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-3465" title="Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono (kiri) dibantu sejumlah kader posyandu melakukan penimbangan berat badan seorang balita di Posyandu Matahari II RW 10 Kelurahan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Selasa (29/12)." src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/IbuNegara-PosYandu.jpg" alt="" width="620" height="430" /></a></p>
<p>Namanya sendiri sudah mencerminkan apa kegiatan yang dilakukan. PENIMBANGAN. Yang mengherankan saya adalah laporan yang diharapkan ada pengukuran tinggi badan. Padahal dari DO diatas yang dicari cuma BGM dan 2T.</p>
<p>Mungkin kegiatan inipun harus benar2 disadari keperluannya untuk apa. Tidak berlebihan dalam meminta data kepada Posyandu. Kegiatan pengukuran yang lebih dari penimbangan sebaiknya milik petugas gizi. Bila BGM kemudian dirujuk ke Puskesmas dan diantropometri tentu hasilnya lebih bisa dipercaya daripada dibebankan kepada kader.</p>
<p>Link untuk : <a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2012/02/Juknis_Bansos.pdf">Juknis Bansos 2008</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Krejengan, 6 Pebruari 2012</p>
<p>[draguscn]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/gizi-buruk/operasi-timbang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Babak belur dihajar Mother Nature</title>
		<link>http://puskesmas.info/selingan-informasi/babak-belur-dihajar-mother-nature/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/selingan-informasi/babak-belur-dihajar-mother-nature/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 12:52:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selingan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Krejengan]]></category>
		<category><![CDATA[Kejadian Bencana]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puskesmas.info/?p=3469</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari hujan mengguyur bumi Krejengan ini. Bahkan di malam yang sial untuk Tuan Budi dan keluarganya itu, hujannya juga tidak begitu deras malam itu. Hanya rintik-rintik tapi tidak berhenti. Daerah tempat tinggalnya itu adalah desa Patemon, Dusun Patemon Lor, yang terhubung dengan desa Selo Gudik, Kecamatan Pajarakan. Blok yang ditinggalinya itu terdiri dari rumah-rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="Air menggenang sepanjang jalan menuju desa Patemon dari batas desa Krejengan, Tanjungsari dan Jatiurip." src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/s720x720/423715_3250626867694_1327669288_3430577_2137880125_n.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Dua hari hujan mengguyur bumi Krejengan ini. Bahkan di malam yang sial untuk Tuan Budi dan keluarganya itu, hujannya juga tidak begitu deras malam itu. Hanya rintik-rintik tapi tidak berhenti. Daerah tempat tinggalnya itu adalah desa Patemon, Dusun Patemon Lor, yang terhubung dengan desa Selo Gudik, Kecamatan Pajarakan. Blok yang ditinggalinya itu terdiri dari rumah-rumah toko yang memang tadinya disediakan pemerintah daerah untuk kawasan pasar. Namun karena kurang peminat maka hanya menjadi tempat tinggal 2 keluarga dan toko-toko yang hanya dibuka pagi hari.</p>
<p>Saat itu, berdasarkan penuturan keluarga dan korban (Pak Budi) sendiri, harinya sudah jam 21.00. Malam masih belum lagi larut, tapi mereka mendengar ada suara berisik seng yang gemeretak di selatan dari rumah itu. Ibu yang berasal dari keluarga satu lagi yang juga mendiami perumahan pasar yang tidak berkembang itu juga bercerita bahwa mereka masih sempat melihat air meningkat dengan cepat di sungai. Sehingga mereka membangunkan pak Budi yang tinggal di sebelah dan khawatir mereka perlu mengungsi ..</p>
<p>Ketika dibangunkan pak Budi mengira justru begal atau rampok sehingga keluar dengan menghunus clurit. Tapi yang memberi peringatan sudah berlari karena di sebelah selatan, rumah yang tak dihuni sudah mulai ada yang berderak ambruk terkena sampah yang larut bersama air.</p>
<p>Kurang lebih jam 21.30, pak Budi yang bersiap meninggalkan rumah itu keluar dari pintu depan yang menghadap ke Sungai Pekalen. Tanpa memberi peringatan lagi air menyerbu dan menghantam tubuhnya sehingga terpental masuk lagi ke dalam rumah yang saat itu sontak dipenuhi air setinggi bubungan.</p>
<p>Kami, hari ini tadi menelusuri dari mana air itu berasal. Ternyata memang asalnya dari sebelah atas dari rumah itu. Jadi air bah itu sudah meluap dari sungai jauh diatas dari daerah itu. Memang bila dirunut sungai ini nanti akan bertemu dengan sungai Pekalen yang berada di Condong tempat sekarang sering digunakan untuk arung jeram. Dan konon 2 hari lalu ada kabar bahwa daerah tersebut longsor. Mungkin itulah material longsor yang dibawa oleh arus sungai ke dusun Patemon Lor tersebut.</p>
<p>Kembali ke Pak Budi yang terlempar kembali ke dalam rumah. Badannya menghantam dinding yang kemudian juga hancur. &#8220;Badan saya terasa remuk, Pak Dokter&#8221; demikian tadi dia mengeluhkan. Tapi setelah saya periksa cuma ototnya saja yang memar. Secara mata telanjang dan rabaan tidak terlihat ada tulang yang patah. &#8220;Saya keluar dari air lumpur itu tidak tahu arah utara selatan, pak&#8221; Wajar sekali mengingat lumpurnya cukup pekat. Mobilnya pak Budi, si pedagang itu rencananya akan diselamatkan ketika banjir kiriman kedua menabrak dan menutup pintu garasi mobilnya. Pak Budipun menyelamatkan diri sekali lagi, ketika air mulai membawa mobilnya pelan-pelan ke arah belakang rumahnya yang sudah mulai menggenang bak danau.</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" title="" src="http://a5.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/402762_3250934915395_1327669288_3430822_1967549492_n.jpg" alt="Air menerjang rumah yang lebih tinggi dari bantaran sungai, bukan saja berasal dari sungai tapi juga dari atas. Tempat yang saya tunjuk itu adalah batas genangan yang terjadi saat itu di rumah itu. Dari level sungai berkisar 4-5 meter." width="500" height="378" /></p>
<p>Jam 22.00, setengah jam setelah Naga Air mengamuk di dusun Patemon Lor tersebut, air kembali surut ke level sungai. Dan ternyata itu bukan satu-satunya tempat mengamuk sang Naga yang baru berumur 1 bulan ini.  Desa lain yang juga terkena bencana akhir minggu kemaren antara lain adalah :<strong>Sumber Katimoho </strong>- Jembatan penghubung ke dusun Sumber Mendo putus. <strong>Gebangan, Sokaan, Kamal Kuning</strong> dan <strong>Widoro </strong>tercatat air naik bervariasi sampai semata kaki, tapi tidak menimbulkan kerusakan. <strong>Rawan</strong>, air naik cukup tinggi sampai 1-2 meter menggenangi 18 rumah. Juga tanpa kerusakan apapun. Di <strong>Dawuhan,</strong> angin menumbangkan pohon mangga menimpa sebuah rumah. Dan lagi tanpa korban jiwa. Desa lain relatif aman.</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/s720x720/400499_3250642988097_1327669288_3430580_1405736344_n.jpg" alt="" width="500" height="375" /></p>
<p>Tersisalah pekerjaan untuk &#8216;para penjaga&#8217; yang justru baru berkumpul dan sepakat bahaya bencana yang paling mungkin adalah <strong>banjir </strong>dan <strong>angin puting beliung</strong>. Dua hari setelah pertemuan di puskesmas dengan tema &#8220;PERSIAPAN SIMULASI TANGGAP DARURAT BENCANA&#8221; Jumat (27/01) kemaren itu, tangan alam melalui banjir dan angin memporakporandakan. Bahkan SOPnya saja belum selesai dirembuk, apalagi dihapalkan. Sungguh ironis. <img src='http://puskesmas.info/wp-content/plugins/tango-smileys-extended/tango24/grin.png' alt='Grin' title='Grin' class='tse-smiley' height='20' width='20' /> Apa jangan-jangan gara-gara diomongin Jumatnya maka Allah merasa perlu <em>test case</em>  dulu malam Minggu-nya.</p>
<p><img style="display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="http://a8.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/417351_3250866353681_1327669288_3430761_103675685_n.jpg" alt="" width="500"/></p>
<p>Tentu saja ini hanya bencana kecil jika dibanding dengan bencana di tempat lain yang terkenal lebih dahsyat. Bagaimanapun sekarang ini sangat diperlukan kesiapsiagaan mengatasi dampak bencana atau apapun yang masih bisa diselamatkan dalam suasana darurat seperti tadi. Sesiangan ini saya banyak belajar. Alhamdulillah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Krejengan, 30 Januari 2012</p>
<p>[draguscn]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/selingan-informasi/babak-belur-dihajar-mother-nature/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berniat membenahi Puskesmas [dot]Info</title>
		<link>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berniat-membenahi-puskesmasonline-info/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berniat-membenahi-puskesmasonline-info/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Aug 2011 14:42:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selingan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2010/09/10/berniat-membenahi-puskesmasonline-info/</guid>
		<description><![CDATA[Sudah cukup lama, blog ini ngga kebagian perhatian. Pengen update mesti ada saja halangannya. Nah kali ini rasanya dorongannya cukup kuat untuk melakukan perbaikan lagi. Karena memang postingan terakhir yang ada di blog ini juga adanya setahun yang lalu. Ngga papa deh .. memang harus dimulai. Mau update dengan menggunakan data dan analisa program yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="justify"><img style="background-image:none;border-bottom:0;border-left:0;padding-left:0;padding-right:0;display:inline;float:left;border-top:0;border-right:0;padding-top:0;margin:5px 10px 5px 0;" title="cn" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2010/10/cn.png" border="0" alt="cn" width="65" height="65" align="left" />Sudah cukup lama, blog ini ngga kebagian perhatian. Pengen update mesti ada saja halangannya. Nah kali ini rasanya dorongannya cukup kuat untuk melakukan perbaikan lagi. Karena memang postingan terakhir yang ada di blog ini juga adanya setahun yang lalu. Ngga papa deh .. memang harus dimulai.<span id="more-718"></span></p>
<ul>
<li>
<div>Mau update dengan menggunakan data dan analisa program yang dilaksanakan. Kalo bisa pake data 2010 ya digunakan saja. Kalo belum selesai dengan data 2009. Setiap program sebenarnya bisa menjadi bahan update.</div>
<ul>
<li>
<div>Promosi Kesehatan</div>
</li>
<li>
<div>Penyehatan Lingkungan</div>
</li>
<li>
<div>Kesehatan Keluarga</div>
</li>
<li>
<div>Peningkatan Gizi Masyarakat</div>
</li>
<li>
<div>Pengendalian Penyakit</div>
</li>
<li>
<div>Juga program-program inovatif yang dilaksanakan puskesmas krejengan : Perawatan Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Khusus dan Upaya Kesehatan Sekolah</div>
</li>
</ul>
</li>
<li>
<div>Juga yang terkait dengan pelayanan, mungkin akan nempel SOP disini, biar bisa dijadikan bahan pembelajaran bersama.</div>
</li>
<li>
<div>Dan terutama manajemen puskesmas. Baik yang operasional maupun sumberdaya.</div>
</li>
</ul>
<p align="justify">Semoga saja masih ada kesempatannya bikin tulisan-tulisan di atas. Harapannya kalau sudah dipost tentu saja bisa dimanfaatkan untuk media diskusi, meskipun kita sadari bahwa masalah di tiap daerah sangat spesifik, tapi sharing ilmu akan bermanfaat untuk mencari cara yang lebih jitu untuk memberikan solusi pada permasalahan kesehatan yang nyata ada di masyarakat kita.</p>
<p align="justify">Terima kasih. Salam Sehat !</p>
<p align="justify">[draguscn]</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berniat-membenahi-puskesmasonline-info/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berbaris sebelum berpuasa</title>
		<link>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berbaris-sebelum-berpuasa/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berbaris-sebelum-berpuasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 31 Jul 2011 08:19:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selingan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Lomba 17 Agustus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://puskesmas.info/selingan-informasi/berbaris-sebelum-berpuasa/</guid>
		<description><![CDATA[Memasuki bulan Agustus tahun ini kita sudah mulai berpuasa, karena itu hampir semua kegiatan Agustusan digeser ke bulan Juli .. Olahraga dan lomba-lomba yang bakal ‘haus’ duluan .. termasuk lomba gerak jalan yang diadakan oleh Panita HBN .. &#160; Pak Camat minta seluruh instansi juga ikutan menyumbangkan Tim ,,, jadilah kami pun punya tim Gerak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Memasuki bulan Agustus tahun ini kita sudah mulai berpuasa, karena itu hampir semua kegiatan Agustusan digeser ke bulan Juli .. Olahraga dan lomba-lomba yang bakal ‘haus’ duluan .. termasuk lomba gerak jalan yang diadakan oleh Panita HBN .. </p>
<p align="center"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010177" border="0" alt="P1010177" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010177.jpg" width="375" height="282" />&#160;<a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010175.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010175" border="0" alt="P1010175" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010175_thumb.jpg" width="375" height="281" /></a></p>
<p>Pak Camat minta seluruh instansi juga ikutan menyumbangkan Tim ,,, jadilah kami pun punya tim Gerak jalan .. <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-openmouthedsmile" alt="Open-mouthed smile" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/wlEmoticon-openmouthedsmile.png" /></p>
<p><a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010187A.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; margin: 0px 20px 0px 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; float: left; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010187A" border="0" alt="P1010187A" align="left" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010187A_thumb.jpg" width="200" height="260" /></a></p>
<p>Dokter Brama, ikut serta, bahkan menjadi peserta paling depan. Top Markotop .. </p>
<p>Semua yang ikut juga bersemangat. apalagi rencana awal kami akan gila-gilaan ngga pake seragam kaos olahraga, akan tetapi hanya menggunakan pakaian daerah Madura .. dengan pakaian hitam-hitam dan kembenan ,, sayangnya seragam yang dipesan tidak mencukupi jumlah peserta .. </p>
<p>Akhirnya terpaksa kembali ke rencana awal .. </p>
<p>Biar tetap gaya semua mo pake kacamata hitam dan topi/jilbab merah .. </p>
<p><a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010189.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010189" border="0" alt="P1010189" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010189_thumb.jpg" width="420" height="320" /></a></p>
<p>dan inilah gaya-gaya mereka .. </p>
<p><a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010190.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: block; float: none; margin-left: auto; border-top: 0px; margin-right: auto; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010190" border="0" alt="P1010190" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010190_thumb.jpg" width="420" height="294" /></a></p>
<p>Hah! itu yang lain sendiri manager tim ya .. jadi harus maklum kalo beda kostum ..&#160; <img style="border-bottom-style: none; border-left-style: none; border-top-style: none; border-right-style: none" class="wlEmoticon wlEmoticon-rollingonthefloorlaughing" alt="Rolling on the floor laughing" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/wlEmoticon-rollingonthefloorlaughing.png" /></p>
<p><a href="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010192.jpg"><img style="background-image: none; border-bottom: 0px; border-left: 0px; padding-left: 0px; padding-right: 0px; display: inline; border-top: 0px; border-right: 0px; padding-top: 0px" title="P1010192" border="0" alt="P1010192" src="http://puskesmas.info/wp-content/uploads/2011/08/P1010192_thumb.jpg" width="546" height="411" /></a></p>
<p align="justify">Dan ini adalah saat tim melintas di depan puskesmas dan menghormat .. duh seneng banget lihat kompaknya tim seperti ini .. meskipun kami separo guyon ikut lomba ini dan sama sekali ngga mengharapkan menang.&#160; Namun semoga dari kebersamaan yang sedikit ini terus menerus akan kompak untuk disegala lini kesehatan .. </p>
<p align="justify">Puskesmas Krejengan !! Yesss!!!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/selingan-informasi/berbaris-sebelum-berpuasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Apakah Mahasiswa Kedokteran terlindungi hukum?</title>
		<link>http://puskesmas.info/selingan-informasi/apakah-mahasiswa-kedokteran-terlindungi-hukum/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/selingan-informasi/apakah-mahasiswa-kedokteran-terlindungi-hukum/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 21 Feb 2011 23:30:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Selingan Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Dokter Magang]]></category>
		<category><![CDATA[Internship]]></category>
		<category><![CDATA[Koass]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2011/02/22/apakah-mahasiswa-kedokteran-terlindungi-hukum/</guid>
		<description><![CDATA[Dalam tahun 2011 ini Puskesmas Krejengan akan menerima internship. Awalnya pengertian saya sih internship ini sama dengan koass jaman saya. Artinya mereka sedang belajar di tempat mereka melaksanakan internship. Program ini memang baru saja diluncurkan. Dan berdasarkan banyak anggapan program ini dinilai kemajuan dari cara pendidikan kedokteran di Indonesia yang akan diarahkan mencetak dokter keluarga. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/images-2.jpg"><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-top: 0; border-width: 0;" title="images (2)" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/images-2_thumb.jpg" alt="images (2)" width="400" height="275" border="0" /></a></p>
<p>Dalam tahun 2011 ini Puskesmas Krejengan akan menerima internship. Awalnya pengertian saya sih internship ini sama dengan koass jaman saya. Artinya mereka sedang belajar di tempat mereka melaksanakan internship. Program ini memang baru saja diluncurkan. Dan berdasarkan banyak anggapan program ini dinilai kemajuan dari cara pendidikan kedokteran di Indonesia yang akan diarahkan mencetak dokter keluarga.</p>
<blockquote><p>Internsip adalah pelatihan keprofesian berbasis kemandirian pada pelayanan primer guna memahirkan kompetensi, meningkatkan kinerja, dan menerapkan standar profesi pada pratik kedokteran setelah selesai pendidikan dokter dan uji kompetensi.</p>
<p>- Peraturan Konsil Kedokteran Indonesia no 1/KKI/PER/I/2010 [<a title="Perkonsil No 1/KKI/PER/I/2010" href="http://www.box.net/shared/8kumfdzueo">download</a>]</p></blockquote>
<p><span style="color: #242424;">Peraturan Konsil Kedokteran INDONESIA NOMOR : 1 /KKI/PER/ I /2010 menjelaskan tujuan diadakannya program internship ini adalah </span></p>
<ol>
<li>
<div>Mengintegrasikan pengetahuan, keterampilan dan sikap yang diperoleh selama pendidikan dan menerapkan dalam pelayanan primer</div>
</li>
<li>
<div>Mengembangkan keterampilan teknis, klinis, pribadi dan profesi yang menjadi dasar praktik kedokteran</div>
</li>
<li>
<div>Memikul tanggung-jawab pelayanan pasien sesuai kewenangan yang diberikan</div>
</li>
<li>
<div>Meningkatkan kemampuan dalam pembuatan keputusan profesional media dalam pelayanan pasien denganmemanfaatkan layanan diagnostik dan konsultasi.</div>
</li>
<li>
<div>Bekerja dalam batas kewenangan hukum dan etika;</div>
</li>
<li>
<div>Berperan aktif dalam tim pelayanan kesehatan multi disiplin</div>
</li>
<li>
<div>Menggali harapan dan jenjang karir lanjutan; serta</div>
</li>
<li>
<div>Memperoleh pengalaman dan mengembangkan strategi dalam menghadapi tuntutan profesi terkait dengan fungsinya sebagai praktisi medis.</div>
</li>
</ol>
<p>Dan setelah melalui masa internship dan dianggap memenuhi persyaratan dokter yang mengikuti internship tersebut mendapat sertifikat dan STR untuk bisa berpraktek mandiri.</p>
<h2>PENJELASAN SEORANG TEMAN YANG DOSEN</h2>
<p><strong>Apa sih bedanya koass dengan internship?</strong></p>
<p>Internship sudah selesai koass, jadi ini istilah untuk dokter umum magang <img class="wlEmoticon wlEmoticon-winkingsmile" style="border-style: none;" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/wlemoticon-winkingsmile.png" alt="Winking smile" /></p>
<p><strong>Lah kok kinyis-kinyis amat <img class="wlEmoticon wlEmoticon-surprisedsmile" style="border-style: none;" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/wlemoticon-surprisedsmile.png" alt="Surprised smile" /> .. Berapa lama mereka internship? </strong></p>
<p>Kinyis-kinyis soale sekarang SKed cuma 7 semester, koass cuma 4 dan 8 minggu, total 5 tahun selesai dokter. trus Internship 1 tahun.</p>
<p><strong>Mereka harus magang di unit tertentu?</strong></p>
<p>Ngga. Secara umum saja. Tujuannya kan jadi dokter keluarga.</p>
<dl></dl>
<h2>PERMASALAHAN HUKUM</h2>
<p>Nah sekarang yang jadi masalah dalam pikiran saya adalah dalam Undang-Undang Praktek Kedokteran No 29 Tahun 2004 [<a title="UU 29 - 2004 ttg Praktik Kedokteran" href="http://www.box.net/shared/bdraprtvrk">download</a>] saya tidak menemukan istilah seperti koass ataupun internship atau dokter magang. Mereka dilindungi UU yang mana? Misalnya pada saat mereka melakukan kesalahan diagnosis, malpraktis, atau lainnya. Apakah dokter internship sudah bisa bertanggungjawab secara hukum sebagai seorang dokter?</p>
<p>Kalaulah di daerah seperti saya ini, berada jauh dari jangkauan pelayanan kesehatan yang mencukupi dimana semua yang berbaju putih dan laki-laki disebut DOKTER dan yang perempuan disebut BIDAN. Tentu tidak akan masalah karena saya yakin dari keilmuan seorang dokter tentu akan lebih baik dalam menatalaksana pasien. Lah memang tugasnya. Tapi di daerah yang sedikit ke kota, sudah ada lho beberapa tuntutan terhadap malpraktis. Ambil contoh di Kota Probolinggo beberapa bulan ini ada tuntutan terhadap dokter gigi yang dianggap salah melakukan pencabutan gigi. Nah berarti kesadaran hukum terhadap salah praktek sudah makin meluas.</p>
<p>Oh ya .. saya menulis ini bukan bermaksud tidak menyetujui lho .. tapi sekedar wacana dan bener2 pengen tahu sisi keamanan baik petugas maupun pasien sebagai kliennya bagaimana. Mari kita diskusikan.</p>
<p><img style="margin: 5px 10px 5px 0;" title="draguscn" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2008/10/signature3.jpg?w=200&amp;h=48" alt="dragus.cn, other pieces of mine" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/selingan-informasi/apakah-mahasiswa-kedokteran-terlindungi-hukum/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>9</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Squad UGD berkurang drastis ..</title>
		<link>http://puskesmas.info/manajemen-puskesmas/squad-ugd-berkurang-drastis/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/manajemen-puskesmas/squad-ugd-berkurang-drastis/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Feb 2011 10:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Manajemen Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan Puskesmas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2011/02/01/squad-ugd-berkurang-drastis/</guid>
		<description><![CDATA[Saya menulis ini untuk berterima-kasih, mengenang dan tentu saja menjadikan ini sebagai catatan pengabdian mereka untuk Puskesmas Krejengan. Tahun 2005 adalah awal perekrutan perawat di Puskesmas Krejengan, yang akhirnya menjadikan Puskesmas Krejengan terkenal sebagai sasaran untuk magang oleh perawat-perawat yang baru saja lulus dari sekolah dan belum mendapatkan pekerjaan. Mengenang masa itu, seingat saya adalah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya menulis ini untuk berterima-kasih, mengenang dan tentu saja menjadikan ini sebagai catatan pengabdian mereka untuk Puskesmas Krejengan.</p>
<p>Tahun 2005 adalah awal perekrutan perawat di Puskesmas Krejengan, yang akhirnya menjadikan Puskesmas Krejengan terkenal sebagai sasaran untuk magang oleh perawat-perawat yang baru saja lulus dari sekolah dan belum mendapatkan pekerjaan. Mengenang masa itu, seingat saya adalah pada saat kami punya keharusan untuk mulai entry data ke SIMPUS. Cerita tentang Simpusnya tentu sudah banyak dibuat postingan. Tapi orang di belakang layarnya sebagai operator adalah para perawat. Mereka adalah Dwi Astutik Wulandari (ndari), Istiqamah (Isti) dan Halimatussadiyah (Lia). Saat itu kami belum lah lagi mempunyai rawat inap. Tapi sebuah ruangan yang diadakan swadana sudah mulai disulap menjadi tempat rawat inap. Di tahun yang sama, saya mengajukan usulan untuk menambah bentuk pelayanan berupa UGD dan Rehidrasi Center (3 bed). Usulan yang memang pada waktu itu tidak meminta biaya kepada Dinas Kesehatan serta merta disetujui dan di dalam disposisi Kadinkes waktu itu diminta untuk mengembangkan ke arah Puskesmas Rawat Inap.</p>
<p><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Isti" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/isti.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="92" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Lia" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/lia.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="93" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Ndari" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/ndari.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="98" height="126" /></p>
<p>Tahun 2006 dimulai pembangunan gedung dan pada tahun yang sama Rehidrasi Center kami laku keras. Kami beruntung waktu itu kinerja Rumah Sakit, yang jaraknya kurang lebih 10 KM dari sini, sedang jelek-jeleknya. Perubahan perilaku perawat sulit sekali pada waktu itu sehingga mereka menderita menurunnya kepercayaan, mengingat tahun itu keterbukaan, pelayanan prima dan minat terhadap kesehatan sudah meningkat. Kamipun mulai menambah squad, meski waktu itu baru cuma punya 3 bed. Mas Imam (Imam Syafii) yang mulanya perawat Rumah Sakit di Surabaya, serta Hanif Mualafatu Erva (Erva) bergabung. Nyaris setiap hari bed yang cuma 3 itu penuh, bahkan sesekali ada yang dirawat di ruang UGD yg masih sempit dan poli umum. Semua dimanfaatkan.</p>
<p><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Erva" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/erva.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="94" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Imam" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/imam.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="101" height="126" /></p>
<p>Akhir 2007 kami punya gedung baru. Dan diisi 8 bed. jadi total kami punya 11 bed. Pada akhir tahun itu pula sanitarian yang tadinya menempati rumah dinas paramedis selesai membangun rumah di desa dekat puskesmas ini dan memberikan kami kesempatan untuk merubah fungsi rumah tinggal menjadi ruang Poli KIA, Gizi dan PONED (Kamar Bersalin). Ruang yang dulu dibangun swadana akhirnya saya tempati sebagai kantor Kepala Puskesmas. Tahun itu ratio bed dan perawat masih 2 : 1 lebih-lebih dikit lah. Tapi perkembangan menjadi rawat inap belum selesai. Meski bertambah cukup signifikan bed, BOR tahun itu masih 90% lebih. Dan ini tentu saja kurang sehat. Itu pula yang saya ajukan dan kembali mendapatkan respon positif berupa perluasan lagi fasilitas rawat inap. Waktunya squad ditambah. Ngga tanggung2 kami langsung merekrut 11 perawat.</p>
<p><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Farid" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/farid.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="105" height="136" /> <a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/fauzan.jpg"><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Ochan" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/fauzan_thumb.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="111" height="136" /></a> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Idom" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/idom.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="106" height="136" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Sari" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/sari.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="104" height="136" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Zen" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/zain.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="98" height="136" /></p>
<p><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Yulia" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/s6000460.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="91" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Fa-u" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/syifa.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="94" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Vivin" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/vivin.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="100" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Luluk" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/s6000458.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="90" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Yayuk" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/yayuk.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="96" height="126" /> <img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: inline; padding-top: 0; border-width: 0;" title="Rini" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/rini.jpg" border="0" alt="Puskesmas Krejengan, Perawat UGD, Rawat Inap" width="94" height="126" /></p>
<p>Mereka adalah</p>
<ul>
<li>Ahmad Fauzan (Ochan)</li>
<li>Sariyanto (Sari)</li>
<li>Idom Dofi (Idom)</li>
<li>Syifaurrahmah (Fa-u)</li>
<li>Rini Astutik (Rini)</li>
<li>Yayuk (Yayuk)</li>
<li>Luluk Lindi Eliana (Luluk)</li>
<li>Farid Dian W (<span style="color: #333333;">Farid)</span></li>
<li>Vivin Wulandari (Vivin)</li>
<li>Yulia Wahyu (Yulia)</li>
<li>Herzudin Zain (Zen)</li>
</ul>
<p>16 orang memang waktu itu cukup banyak. Ini harus kami lakukan karena selain dibebani melakukan Keperawatan di Puskesmas mereka juga diterjunkan ke desa-desa yang sulit pelayanan. Dengan itu mereka mendapatkan transport perjalanan. Tentu saja belum mencukupi UMR, akan tetapi setidaknya magang di Puskesmas Krejengan ada yang bisa <em>dibawa pulang. </em>Jadwal jaga mudah diatur karena squad mencukupi</p>
<p>Berjalan waktu beberapa perawat magang dii UGD ini berubah status pegawai menjadi kontrak. Dan kamipun mulai kehilangan satu demi satu. Mulai dari Zen yang ditugaskan Pemda ke Rumah Sakit, kemudian Yulia yang mendapatkan pekerjaan di RSUD Kota Probolinggo. 2 orang tahun 2008 hilang.</p>
<p>Kemudian disusul tahun 2009, UGD serasa bedol desa. Tahun itu dimulai dengan diterimanya 3 orang perawat sebagai CPNS (Ndari, Luluk dan Farid) dan kebetulan mereka tidak lagi bertugas di Puskesmas dalam SK Penempatan. Kemudian diakhir tahun giliran mas Imam yang mulai merasa berat dengan jauhnya tempat tinggalnya dengan puskesmas. Akhirnya mengundurkan diri juga. 4 orang hilang. Squad tinggal berisi 10 orang.<img class="wlEmoticon wlEmoticon-cryingface" style="border-style: none;" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/wlemoticon-cryingface.png" alt="Crying face" /></p>
<p>Tahun 2010 meski ada perubahan status kepegawaian, Fau dan Vivin diterima CPNS akan tetapi masih tetap bisa dipertahankan. Dan kami mulai kesulitan untuk mengatur jadwal Jaga di UGD dan Rawat Inap. Maklumlah, sebenernya mereka diperlukan untuk ikut melaksanakan keperawatan komunitas juga agar program CHN dan transport mereka bisa dikeluarkan. Untungnya perubahan kebijakan yang memperbolehkan penggajian secara tidak langsung melalui pendapatan retribusi bisa dilakukan sehingga akhirnya perawat UGD pun sekarang hanya melaksanakan keperawatan di UGD dan Ranap saja. Tahun ini aman.</p>
<p>2011, kembali bedol desa, padahal ini baru awal. <img class="wlEmoticon wlEmoticon-sadsmile" style="border-style: none;" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/wlemoticon-sadsmile.png" alt="Sad smile" /> Dan mau tidak mau ini jadi tahun kemerosotan kinerja UGD. 3 orang diterima menjadi perawat Ponkesdes. Dan sayangnya tidak bisa kami kembalikan ke Puskesmas. Mereka ditugaskan di 3 kecamatan yang berbeda. Lia, Isti dan Yayuk yang keluar. Lia dan Isti adalah angkatan pertama di Puskesmas ini. Masuk dari tahun 2005. Dan sudah pasti internalisasi mereka sudah sangat kuat. Namun bagaimanapun mereka mendapatkan kemajuan dalam bekerja. Meski saya merasa sayang, kehilangan orang-orang yang internalisasinya kuat, tapi saya juga harus memikirkan perkembangan karir mereka.</p>
<p>Yah itu dia tahun ini kami akan berhadapan dengan muka-muka baru. Saya tidak akan membiarkan mereka, dalam kesulitan mengatur jadwal jaga, terlebih mengurus pasien, yang sekarang sudah 21 bed dan terisi dengan BOR berkisar 50-60%.</p>
<p>Selamat jalan teman-teman. Semoga sukses bertugas di tempat yang baru. Jasa kalian merintis rawat inap dan UGD di Krejengan tetap akan terpatri, setidaknya di blog ini. <img class="wlEmoticon wlEmoticon-winkingsmile" style="border-style: none;" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/wlemoticon-winkingsmile1.png" alt="Winking smile" /> Buat yang masih setia bertugas, tetap semangat !!!</p>
<p><img style="margin: 5px 10px 5px 0;" title="draguscn" src="http://draguscn.files.wordpress.com/2008/10/signature3.jpg?w=200&amp;h=48" alt="dragus.cn, other pieces of mine" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/manajemen-puskesmas/squad-ugd-berkurang-drastis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sex Headache</title>
		<link>http://puskesmas.info/catatan-medik/sex-headache/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/catatan-medik/sex-headache/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 08 Jan 2011 21:42:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Medik]]></category>
		<category><![CDATA[Sex Headache]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2011/01/09/sex-headache/</guid>
		<description><![CDATA[Sex Headache, sakit kepala saat hubungan seks Definisi Sakit kepala ini timbul bersamaan dengan aktivitas seksual – khususnya saat orgasme. Anda mungkin mengalami sedikit rasa sakit pada kepala dan leher yang muncul saat rangsangan seksual meningkat. Atau, lebih umumnya, anda mengalami secara tiba-tiba, rasa sakit kepala yang parah sesaat sebelum atau saat orgasme. Kebanyakan sakit [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="zem_slink" title="Coital cephalalgia" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coital_cephalalgia">Sex Headache</a>, sakit kepala saat hubungan seks</p>
<h3>Definisi</h3>
<p>Sakit kepala ini timbul bersamaan dengan aktivitas seksual – khususnya saat orgasme. Anda mungkin mengalami sedikit rasa sakit pada kepala dan leher yang muncul saat rangsangan seksual meningkat. Atau, lebih umumnya, anda mengalami secara tiba-tiba, rasa sakit kepala yang parah sesaat sebelum atau saat orgasme.</p>
<p>Kebanyakan sakit kepala karena hubungan intim tidak perlu dikhawatirkan. Tetapi pada beberapa kasus, dapat menjadi sesuatu yang serius, seperti masalah dengan pembuluh darah yang mengalirkan darah ke otak.</p>
<div class="zemanta-img"><a href="http://www.flickr.com/photos/17813892@N00/2150224411"><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-top: 0; border-width: 0;" src="http://farm3.static.flickr.com/2021/2150224411_d7061114c7_m.jpg" border="0" alt="90/365: The headache look (+13 things)" width="400" height="304" /></a>&nbsp;</p>
<p class="zemanta-img-attribution">Image by <a href="http://www.flickr.com/photos/17813892@N00/2150224411">Mr.Thomas</a> via Flickr</p>
</div>
<h3>Gejala</h3>
<p>Ada dua tipe sakit kepala karena berhubungan intim.  Gejala umumnya adalah :</p>
<p>•    Tidak ada peringatan dan terjadi hanya beberapa detik saat orgasme<br />
•    Sering digambarkan dengan denyutan atau rasa menusuk</p>
<p>Variasi lain dari sakit kepala karena hubungan intim adalah :<br />
•    Sering dimulai dengan rasa sakit ringan pada dua sisi kepala<br />
•    Menyebabkan pengetatan pada otot leher dan rahang<br />
•    Terjadi bertahap setiap menit sebelum orgasme<br />
•    Intensitasnya meningkat seiring dengan peningkatan ransangan seksual</p>
<p>Banyak sakit kepala karena hubungan intim berakhir dalam 30 menit. Atau mungkin bisa bertahan dalam beberapa jam. Banyak orang yang memiliki sakit kepala ini akan mengalaminya secara berangkaian pada beberapa bulan terakhir, dan kemudian pergi untuk setahun atau lebih tanpa sakit kepala ini.</p>
<h3>Penyebab &amp; Faktor Risiko</h3>
<p><strong>Penyebab</strong></p>
<p>Banyak tipe aktivitas seksual yang menyebabkan orgasme – seperti masturbasi, oral seks atau hubungan intim – dapat memicu sakit kepala karena hubungan seks.</p>
<p>- Slow-to-build sex <a class="zem_slink" title="Headache" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Headache">headaches</a><br />
Menegangnya otot kepala dan leher terjadi saat aktivitas seksual mungkin menyebabkan sakit kepala tipe ini terjadi selama beberapa menit sebelum orgasme.</p>
<p>- Abrupt sex headaches.<br />
Variasi sakit kepala karena hubungan seksual terjadi mendadak pada saat orgasme mungkin disebabkan oleh :<br />
•    Respon pada meningkatnya tekanan darah dan detak jantung saat orgasme<br />
•    Pendarahan di dalam atau di sekitar otak (<a class="zem_slink" title="Subarachnoid hemorrhage" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Subarachnoid_hemorrhage">subarachnoid hemorrhage</a>)</p>
<p>Kasus lain yang terkait dengan sakit kepala karena hubungan intim termasuk adalah:<br />
•    Pendarahan pada dinding (dissection) arteri.<br />
•    Stroke<br />
•    Menggunakan beberapa obat-obatan, seperti pil KB<br />
•    Infeksi sinus<br />
•    Penyakit <a class="zem_slink" title="Coronary circulation" rel="wikipedia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Coronary_circulation">coronary artery</a><br />
•    Pheochromocytoma<br />
•    Glaucoma</p>
<p><strong>Faktor risiko</strong></p>
<p>Sakit kepala ini dapat terjadi pada setiap orang. Tetapi faktor risiko sakit kepala ini antara lain:<br />
•    Laki-laki<br />
•    Memiliki kecenderungan terhadap migrain</p>
<p><strong>Pencegahan</strong></p>
<p>Terkadang sakit kepala karena hubungan intim dapat dicegah dengan berhenti melakukan aktivitas seksual sebelum orgasme. Lebih pasif memainkan peran dalam melakukan hubungan intim juga dapat membantu.</p>
<div class="zemanta-related">
<h6 class="zemanta-related-title">Related articles</h6>
<ul class="zemanta-article-ul">
<li class="zemanta-article-ul-li"><a href="http://www.everydayhealth.com/headache-and-migraine/headache-and-sex.aspx">Sex and Headaches</a> (everydayhealth.com)</li>
</ul>
</div>
<div class="zemanta-pixie"><img class="zemanta-pixie-img" src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=fb034152-34cd-4cc0-9131-eca856fc8822" alt="" /></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/catatan-medik/sex-headache/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kusta</title>
		<link>http://puskesmas.info/catatan-medik/kusta/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/catatan-medik/kusta/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 07 Jan 2011 23:00:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Medik]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2011/01/08/kusta/</guid>
		<description><![CDATA[Lepra (penyakit hansen) adalah infeksi menahun yang terutama ditandai oleh adanya kerusakan saraf perifer (saraf diluar otak dan medulla spinalis), kulit, selaput lendir hidung, buah zakar (testis) dan mata. Penyebab Bakteri Mycobacterium leprae. Faktor Risiko Sekitar 50% penderita kemungkinan tertular karena berhubungan dekat dengan seseorang yang terinfeksi. Infeksi juga mungkin ditularkan melalui tanah, armadillo, kutu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/lepra_400q.jpg"><img style="background-image:none;padding-left:0;padding-right:0;display:block;float:none;margin-left:auto;margin-right:auto;padding-top:0;border:0;" title="lepra_400q" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/lepra_400q_thumb.jpg" border="0" alt="lepra_400q" width="402" height="302" /></a></p>
<p>Lepra (penyakit hansen) adalah infeksi menahun yang terutama ditandai oleh adanya kerusakan saraf perifer (saraf diluar otak dan medulla spinalis), kulit, selaput lendir hidung, buah zakar (testis) dan mata.</p>
<h2>Penyebab</h2>
<p>Bakteri Mycobacterium leprae.</p>
<h2>Faktor Risiko</h2>
<p>Sekitar 50% penderita kemungkinan tertular karena berhubungan dekat dengan seseorang yang terinfeksi.<br />
Infeksi juga mungkin ditularkan melalui tanah, armadillo, kutu busuk dan nyamuk.</p>
<p>Sekitar 95% orang yang terpapar oleh bakteri lepra tidak menderita lepra karena sistem kekebalannya berhasil melawan infeksi. Infeksi dapat terjadi pada semua umur, paling sering mulai dari usia 20an dan 30an. bentuk lepromatosa 2 kali lebih sering ditemukan pada pria.</p>
<h2>Gejala dan Tanda</h2>
<p>Bakteri penyebab lepra berkembangbiak sangat lambat, sehingga gejalanya baru muncul minimal 1 tahun setelah terinfeksi (rata-rata muncul pada tahun ke-5-7). Jenis lepra menentukan prognosis jangka panjang, komplikasi yang mungkin terjadi dan kebutuhan akan antibiotik :</p>
<p>1) Lepra tuberkuloid ditandai dengan ruam kulit berupa 1 atau beberapa daerah putih yang datar. Daerah tersebut bebal terhadap sentuhan karena mikobakteri telah merusak saraf-sarafnya.</p>
<p>2) Pada lepra lepromatosa muncul benjolan kecil atau ruam menonjol yang lebih besar dengan berbagai ukuran dan bentuk. Terjadi kerontokan rambut tubuh, termasuk alis dan bulu mata.</p>
<p>3) Lepra perbatasan merupakan suatu keadaan yang tidak stabil, yang memiliki gambaran kedua bentuk lepra. Pada semua jenis, selama perjalanan penyakit baik diobati maupun tidak diobati, bisa terjadi reaksi kekebalan tertentu, yang kadang timbul sebagai demam dan peradangan kulit, saraf tepi dan kelenjar getah bening, sendi, buah zakar, ginjal, hati dan mata.</p>
<h2>Pencegahan</h2>
<p>Dulu perubahan bentuk anggota tubuh akibat lepra menyebabkan penderitanya diasingkan dan diisolasi. Pengobatan dini bisa mencegah atau memperbaiki kelainan bentuk, tetapi penderita cenderung mengalami masalah psikis dan sosial. Tidak perlu dilakukan isolasi.</p>
<p>Lepra hanya menular jika terdapat dalam bentuk lepromatosa yang tidak diobati dan itupun tidak mudah ditularkan kepada orang lain. selain itu, sebagian besar secara alami memiliki kekebalan terhadap lepra dan hanya orang yang tinggal serumah dalam jangka waktu yang lama yang memiliki resiko tertular. Dokter dan perawat yang mengobati penderita lepra tampaknya tidak memiliki resiko tertular.</p>
<h2>Penatalaksanaan</h2>
<p>Antibiotik dapat menahan perkembangan penyakit atau bahkan menyembuhkannya. Beberapa mikobakterium mungkin resisten terhadap obat tertentu, karena itu sebaiknya diberikan lebih dari 1 macam obat, terutama pada penderita lepra lepromatosa.<br />
Antibiotik yang paling banyak digunakan untuk mengobati lepra adalah dapson, relatif tidak mahal dan biasanya aman. Kadang obat ini menyebabkan reaksi alergi berupa ruam kulit dan anemia.</p>
<p>Rifampin adalah obat yang lebih mahal dan lebih kuat daripada dapson. Efek samping yang paling serius adalah kerusakan hati dan gejala-gejala yang menyerupai flu.</p>
<p>Antibiotik lainnya yang bisa diberikan adalah klofazimin, etionamid, misiklin, klaritromisin dan ofloksasin. Terapi antibiotik harus dilanjutkan selama beberapa waktu karena bakteri penyebab lepra sulit dilenyapkan. Pengobatan bisa dilanjutkan sampai 6 bulan atau lebih, tergantung kepada beratnya infeksi dan penilaian dokter. Banyak penderita lepra lepromatosi yang mengkonsumsi dapson seumur hidupnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/catatan-medik/kusta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dermatitis</title>
		<link>http://puskesmas.info/catatan-medik/dermatitis/</link>
		<comments>http://puskesmas.info/catatan-medik/dermatitis/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 06 Jan 2011 20:07:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>draguscn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Medik]]></category>
		<category><![CDATA[Penyakit Kulit]]></category>

		<guid isPermaLink="false">https://puskesmasdotinfo.wordpress.com/2011/01/07/dermatitis/</guid>
		<description><![CDATA[Dermatitis adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal. Pada umumnya Dermatitis juga disertai dengan tanda-tanda seperti terbentuknya bintik yang berisi cairan (bening atau nanah) dan bersisik. Penyebab Dermatitis dibagi menjadi 3 bagian besar: Dermatitis Atopik/Eksim: ditemukan pada orang yang menderita alergi atau asma. Atau memiliki riwayat keluarga yang mengalami alergi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/atopicdermatitis.jpg"><img style="background-image: none; padding-left: 0; padding-right: 0; display: block; float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; padding-top: 0; border: 0;" title="AtopicDermatitis" src="http://puskesmasdotinfo.files.wordpress.com/2011/02/atopicdermatitis_thumb.jpg" border="0" alt="AtopicDermatitis" width="400" height="252" /></a>Dermatitis adalah suatu peradangan menahun pada lapisan atas kulit yang menyebabkan rasa gatal. Pada umumnya Dermatitis juga disertai dengan tanda-tanda seperti terbentuknya bintik yang berisi cairan (bening atau nanah) dan bersisik.</p>
<h2>Penyebab</h2>
<p>Dermatitis dibagi menjadi 3 bagian besar: Dermatitis Atopik/Eksim: ditemukan pada orang yang menderita alergi atau asma. Atau memiliki riwayat keluarga yang mengalami alergi atau asma. Dermatitis Kontak: Dermatitis karena kontak dengan bahan yang bersifat iritan atau alergen, yaitu tanaman, zat kimia atau bahan pakaian.</p>
<h2>Faktor Risiko</h2>
<p>Seringkali terjadi pada penderita rinitis alergika atau penderita asma dan pada orang-orang yang anggota keluarganya ada yang menderita rinitis alergika atau asma. Berbagai keadaan yang bisa memperburuk dermatitis atopik :</p>
<ul>
<li>
<div>Stres emosional.</div>
</li>
<li>
<div>Perubahan suhu atau kelembaban udara.</div>
</li>
<li>
<div>Infeksi kulit oleh bakteri.</div>
</li>
<li>
<div>Kontak dengan bahan pakaian yang bersifat iritan (terutama wol).</div>
</li>
<li>
<div>Pada beberapa anak-anak, alergi makanan bisa memicu terjadinya dermatitis .</div>
</li>
</ul>
<h2>Gejala dan Tanda</h2>
<p>Dermatitis Atopik: Bisa terjadi pada bayi yang disebut eksim susu. Timbul disekitar pipi dan bibir. Sedang pada anak dapat dijumpai didaerah lipatan siku . Dermatitis Kontak: Pada bayi yang menggunakan popok sekali pakai bisa terkena dermatitis kontak karena popok terlalu lembab dan kontak langsung dengan air kemih berjam-jam sehingga timbul gejala kemerahan pada lipatan paha dan pantat. Dermatitis Numularis Gejala pada kulit tampak bulat seperti uang logam, kemerahan, bengkak dan berisi cairan dan penderita merasa sangat gatal</p>
<h2>Komplikasi</h2>
<p>Dapat terjadi komplikasi yaitu infeksi bakteri. Gejalanya berupa bintik-bintik yang mengeluarkan nanah. Pembengkakan kelenjar getah bening sehingga penderita mengalami demam dan lesu.</p>
<h2>Pencegahan</h2>
<ol>
<li>
<div>Hindari kontak dengan iritan atau alergen</div>
</li>
<li>
<div>Jika gatal, jangan menggaruk karena dapat terjadi luka, radang dan bernanah</div>
</li>
<li>
<div>Hindari stres dan menjalankan pola hidup yang sehat</div>
</li>
<li>
<div>Jaga kebersihan diri dan lingkungan.</div>
</li>
</ol>
<h2>Penatalaksanaan</h2>
<ul>
<li>
<div>Krim atau salep kortikosteroid bisa mengurangi ruam dan mengendalikan rasa gatal. Krim kortikosteroid yang dioleskan pada daerah yang luas atau dipakai dalam jangka panjang bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius, karena obat ini diserap ke dalam aliran darah. Mengoleskan jeli minyak atau minyak sayur bisa membantu menjaga kehalusan dan kelembaban kulit.</div>
</li>
<li>
<div>Pada beberapa penderita, ruam semakin memburuk setelah mereka mandi, bahkan sabun dan air menyebabkan kulit menjadi kering dan penggosokan dengan handuk bisa menyebabkan iritasi. Karena itu dianjurkan untuk lebih jarang mandi, tidak terlau kuat mengusap-usap kulit dengan handuk dan mengoleskan minyak atau pelumas yang tidak berbau (misalnya krim pelembab kulit).</div>
</li>
<li>
<div>Antihistamin (difenhidramin, hidroksizin) bisa mengendalikan rasa gatal, terutama dengan efek sedatifnya. Obat ini menyebabkan kantuk, jadi sebaiknya diminum menjelang tidur malam hari. Kuku jari tangan sebaiknya tetap pendek untuk mengurangi kerusakan kulit akibat garukan dan mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi.</div>
</li>
<li>
<div>Penderita sebaiknya belajar mengenali tanda-tanda dari infeksi kulit pada dermatitis atopik (yaitu kulit bertambah merah, pembengkakan, terdapat gurat-gurat merah dan demam). Jika terjadi infeksi, berikan antibiotik.</div>
</li>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://puskesmas.info/catatan-medik/dermatitis/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 1.895 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-02-20 20:59:34 -->
<!-- Compression = gzip -->
